River Fishing Tips

Welcome to our section on river fishing tips. The goal of this section is to educate both novice and expert fishermen on how to improve their river fishing skills.

Natural Fishing Bait

Good freshwater natural fishing baits include worms, leeches, minnows, crayfish, crickets and grasshoppers.

Resep Umpan Kukus Ikan Mas Empang Harian

Berikut ini adalah pengalaman mancing saya di empang ikan mas harian pake umpan putih kukus, umpan ini sangat azip.

Tips dan Trik Mancing Ikan Mas Galatama

Untuk meningkatkan kepekaan gigitan ikan mas, gunakan kenur super.

Mengenal Karakter Ikan Mas Dalam Memancing

Bila kita sering memancing ikan dan ditanya “Bagaimana mengenal karakter ikan dalam memancing ikan mas?”.

Monday, 31 August 2015

Prospek Bisnis Ikan Hias

Selamat jumpa lagi dengan Profesor Pancing...
Dalam kesempatan kali ini saya sedikit punya inspirasi untuk memberikan informasi tentang segala sesuatu mengenai IKAN HIAS baik dari hobi maupun prosfek bisnisnya.
Langsung saja kita membedah prospek bisnis ikan hias.
Ada yang mengatakan bahwa bisnis Ikan Hias lebih menguntungkan daripada Ikan Konsumsi. Mengapa demikian.... yukk mari simak hasil pantauan Profesor pancing dibawah ini.

Budidaya ikan hias air tawar ternyata mampu memberikan kehidupan bagi banyak orang yang menekuninya. Selain orang suka akan keindahan ikan hias, banyak pula orang yang menggantungkan hidupnya dari membudidayakan dan memasarkan ikan hias yang jenisnya bermacam-macam. Tak jarang beberapa petani yang semula menekuni budidaya ikan konsumsi seperti ikan nila, ikan lele, gurame dan lain sebagainya beralih menekuni budidaya ikan hias.
Semua itu dilakukan karena porensi ekonomis budidaya ikan hias lebih menggiurkan dibandingkan dengan ikan konsumsi. Dengan pola pemeliharaan dan pemberian makanan yang hampir sama dengan ikan konsumsi, budidaya ikan hias mampu menghasilkan pemasukan yang lebih besar karena ikan hias lebih mahal. Kunci membudidayakan ikan hias adalah telaten dan senang di dalam memeliharanya.
Jika dibandingkan dengan budidaya ikan konsumsi pemeliharaannya hampir sama sedangkan masalah penjualan biasanya ikan konsumsi dihargai dengan sistem kiloan, ikan hias dihargai dengan sistem per ekor, dengan demikian bisnis budidaya ikan konsumsi lebih menekankan kuantitas, sehingga mamarlukan lahan yang luas dan sarana yang lebih banyak.
Hasil budidaya ikan hias lebih menekankan kualitas sehingga bisa dilakukan di lahan sempit dan bisa dilakukan sebagai usaha sampingan. Jika tidak memiliki kolam yang luas, budidaya ikan hias bisa dilakukan di lahan yang tersedia cukup kecil, kita harus lebih selektif dalam memelihara ikan hias. Ikan-ikan hias yang dipelihara cukup yang berkualitas bagus sedangkan yang berkualitas kurang bagus harus segera diafkir karena memakan tempat.
Ada banyak jenis-jenis ikan hias air tawar yang bisa Anda pilih untuk dipelihara. Pada dasarnya memelihara ikan hias air tawar ini lebih mudah dibandingkan dengan yang air laut. Namun tetap Anda harus telaten terutama dalam memastikan kebersihan lingkungan hidup nikan hias ini. Ikan hias air tawar bisa Anda pelihara di kolam maupun akuarium.

Monday, 16 March 2015

Umpan Mancing Ikan Mas Ala Kang Asep

Bahan-Bahan

1 bungkus HD Amis
1 bungkus Pelet "JITU"
1 butur telur bebek
Deho
Kroto

Cara Membuat :

  • Hancurkan HD Amis dengan cara diparut;
  • Campukan 1/2 bungkus HD Amis, 1 bungkus pelet "JITU", 1 kuning telur bebek, Deho secukupnya sampai tercampur rata;
  • Tambahkan kroto secukupnya pas akan digunakan untuk memancing


Wednesday, 21 January 2015

Umpan Putih Versi Bang Sapri

Kali ini Profesor pancing akan memberikan resep umpan hasil pengorekan kepada rekan sesama mancing waktu muda duluuuu... Secara tidak sengaja catatan resep umpan yang bersangkutan tercecer di meja tamunya, dengan menggunakan daya nalar Profesor Pancing berhasil mengabadikan catatannya ke dalam memori Otak.. haha LEBAYYYYY...

Nah ini dia nama panggilan di Kolam biasa disebut Mbah Sapri,,,,,

Bahan-bahan :

  • 1 (satu) bungkus Tombro Putih
  • 1(satu) bungkus Kinoy Susu
  • 2 (dua) butir Telur Bebek
  • 1 (satu) batang Keju Kraf kecil
  • 1 (satu) salchet Susu Dancow
  • 1 (satu) bungkus Santan Kara kecil
  • 1/2 (setengah) Kg Ikan Nila
  • 1 (satu) kaleng Deho
  • Kroto sesuai selera
Cara membuat :
  • Kukus ikan nila, setelah matang ambil dagingnya saja kemudian haluskan.
  • Parut keju Kraf dan campurkan dengan Tombro Putih, Kinoy Susu, putih telur bebek, Susu Dancow, Santan Kara dan daging ikan nila yang sudah dihaluskan serta tambahkan kroto secukupnya, aduk sampai rata.
  • Masukkan adonan ke dalam plastik kemudian kukus selama 45 s/d 60 menit.
  • Angkat kukusan dan dinginkan.
  • Ketika mau digunakan memancing aduk-aduk sampai legit dengan ditambahkan kroto dan Deho secukupnya.

Selamat mencoba, semoga hasilnya MANTAP SURANTAP...

Rasakan Sensasi    Clom - Konyonyod - Seot - Giriwil...!!!



Wednesday, 14 January 2015

Umpan Juara Lomba mancing Ikan Mas Ala Pa Adang

Kali ini Profesor Pancing akan mengupas rahasia umpan yang menjadi andalan Bapak Adang, yang dengar cerita orang, beliau seorang pemancing handal..
Sederet prestasi pernah diceritakan oleh beliau. Info ini diceritakan oleh langganan yang suka belian jadikan Kedi pancingnya.

Nah berikut ini adalah paparan yang berhasil kami dapatkan, simak baik-baik:

Bahan-bahan :
2 bungkus pelet merk BONDON;
2 butir telor bebek mentah (bisa merahnya saja, bisa putihnya saja);
2 sendok makan SUN Pisang;
2 sendok makan Tepung Ketan merk Roseband;
1 bungkus santan kara 100ml (pakai 3/4nya saja);
1/2 (setengah) bungkus keju Kraf kecil;
1-2 lembar daun pandan;
1 kaleng DEHO;
Kroto sesuai selera.

Cara membuat :
Siapkan dua baskom kecil untuk mengaduk adonan umpan.
Baskom pertama, kocok telur bebek dengan santan KARA, SUN Pisang sama Tepung Ketan.
Baskom kedua, haluskan keju KRAF dengan BONDON.
Setelah adonan pada kedua wadah tersebut benar-benar teraduk rata, campurkan menjadi satu, aduk kembali sampai tercampur rata.
Kemudian masukan ke dalam plastik ukuran 1/2 kg beserta daun pandan. Kukus dengan api kecil selama kurang lebih 45 menit sampai dengan 1 jam.
Setelah matang campurkan dengan DEHO yang sudah dihaluskan (buang minyaknya), kemudian campurkan dengan Kroto yang sudah dibersihkan/dipanaskan.

Selamat mencoba...
Pasti hasilnya JOSSSS takewer-kewer...!!!!




Friday, 2 January 2015

UMPAN JITU IKAN NILA

Berdasarkan permintaan pembaca pada postingan sebelumnya Trik Cara Memancing Nila kali ini Profesor Pancing akan mencoba membeberkan umpan untuk memancing ikan nila berdasarkan informasi dari pemancing kawakan dan sudah diuji coba sendiri, dan hasinnya... MANTAP SURANTAP...

Duduk yang manis, simak saja apa saja bahan dan cara mengolahnya..........

Cara membuat umpan ikan nila sangat mudah, karena ikan nila sangat menyukai umpan yang berbau amis, komposisi yang harus tidak lepas dari ikan-ikannan yang menimbulkan bau amis yang cukup tinggi, komposisinya seperti di bawah ini :

½  kg tepung tapioca
¼  kg tepung roti
1 kg rarong / udang rebon (cuci supaya tidak terasa asin lalu jemur sampai kering)
2 ekor kembung (kukus ikan kembung sebelum dimasukan pada campuran adonan umpan)
5 butir telor bebek
5 sachet vanili

Cara mengolahnya :
Adukan tepung tapioca dengan tepung roti sampai tercampur rata, lalu masukan telor bebek dan vanili aduk kembali sampai benar-benar merata adonan umpannya.

rarong atau udang rebon yang sudah dicuci dan kering di jemur lalu diblender sampai halus kemudian campurkan dengan adonan umpan tadi, aduk lagi sampai merata dan yang terakhir masukan ikan kembung dagingnya saja yang sudah dikukus, lalu aduk sampai benar-benar merata, kalau sudah merata adonan umpan langsung dikukus sampai matang.

Catatan penting : 
Cara mengadukan adonan umpan harus bertahap sejenis-sejenis agar campuran komposisinya merata dengan baik dan dapat menimbulkan bau yang wangi.

Umpan Ikan Nila yang alami :
Umpan ikan nila yang alami biasanya menggunakan cacing dan lumut tetapi ikan nila lebih suka jenis cacing sawah di banding cacing tanah biasa (kalung), untuk lumut bisa digunakan lumut sawah yang lebih disukai ikan nila, untuk menambah wangi lumut bisa ditambahkan esen pandan, tapi ada yang lebih bagus dengan bau alami supaya menetralkan wangi lumut, yaiutu dengan ketimun/bonteng, dengan memasukan isi bonteng (daging dan bijinya saja) maka lumut akan beraroma segar alami.


Selamat mencoba merasakan sensasi tarikan ikan nila...
Salam Profesor Pancing

Monday, 7 July 2014

Tips & Trik Mancing Ikan Bandeng

Memancing memang merupakan hobi yang sangat menyenangkan bagi para pencintanya. Ketika umpan disambar ikan, lalu reel pancing segera ditarik, dan berakhir dengan mengangkat joran dengan ikan yang menempel di ujung kail. Sungguh mendatangkan sensasi kegembiraan dan kepuasan yang luar biasa. Di antara berbagai jenis ikan yang biasa dipancing, mancing ikan bandeng dapat menjadi alternatif pilihan yang mengasyikkan. Keasyikan yang bisa didapat dari memancing ikan ini tidak kalah sensasional dibandingkan dengan mancing ikan di laut atau di sungai.

Asiknya Mancing Ikan Bandeng!

Tempat yang biasa digunakan untuk memancing ikan bandeng umumnya adalah tambak-tambak bandeng di pesisir pantai. Lantas, di mana daya tarik memancing jenis ikan ini? Dalam kegiatang memancing, setiap jenis ikan biasanya memberikan tantangan tersendiri yang berbeda dengan jenis ikan lainnya. Memancing ikan bandeng mampu memberikan sensasi tersendiri karena bandeng adalah jenis ikan yang gesit dan tenaganya kuat.

Dengan kegesitan dan tenaganya yang kuat, ikan bandeng memiliki tarikan yang luar biasa. Tidak jarang ketika terjadi strike (umpan disambar oleh ikan), ikan bandeng dapat membawa joran masuk ke dalam kolam pemancingan. Hal ini dapat terjadi jika strike tanpa diketahui oleh si pemancing.

Kemungkinan lain yang dapat terjadi pada saat strike adalah ikan bandeng akan menarik mata kail ke sana kemari, ke atas dan ke bawah. Hingga senar pancing dari beberapa pemancing yang posisinya berdekatan dapat menjadi kusut karena saling terkait. Jika ini telah terjadi, tentu untuk mengurainya kembali akan menjadi kerepotan tersendiri.

Kebandelan lain ikan bandeng yang cukup merepotkan pemancing adalah perlawanannya yang begitu keras ketika akan dilepas dari mata kail. Ikan bandeng akan meronta-ronta dengan kuat. Jika pemancing tidak cukup cekatan, ikan bandeng yang telah berada di tangan bisa terlepas dan masuk kembali ke kolam pemacingan.

Perlawanan ikan bandeng ini akan menjadi insiden yang lebih serius jika ikan jatuh di tanah pematang kolam tempat pemancing berdiri. Ukuran pematang ini umumnya tidak terlalu lebar. Jadi, ketika ikan bandeng jatuh ke tanah, lalu pemancing mencoba menangkapnya, jika tidak hati-hati, ia justru dapat tercebur ke dalam tambak atau kolam pemancingan.

Dengan karakteristik tersebut, agar berhasil dalam kegiatan memancing ikan bandeng, dibutuhkan trik-trik khusus. Akan tetapi, di sisi lain, keseruan-keseruan inilah yang justru membuat kegiatan memancing ikan bandeng menjadi sedemikian menantang dan menyenangkan.

Waktu yang Baik untuk Memancing

Waktu terbaik untuk memancing ikan bandeng adalah saat cuaca cerah dan matahari terasa terik, yaitu antara pukul 09.00 hingga 15.00. Sebab, pada saat mendung atau sinar matahari terasa redup di pagi dan sore hari, ikan bandeng menjadi malas dan nafsu makannya berkurang sehingga tidak akan tertarik dengan umpan dari para pemancing.

Persiapan Mancing Ikan Bandeng

Agar kegiatan memancing ikan bandeng terasa menyenangkan dan dapat memberikan hasil yang memuaskan, berbagai persiapan harus dilakukan. Persiapan tersebut, antara lain sebagai berikut.

a. Melindungi diri dari sengatan sinar matahari


Kegiatan memancing umumnya dilakukan di tempat-tempat terbuka. Demikian pula dengan memancing ikan bandeng. Apalagi, pemancingan ikan bandeng umumnya terletak di pinggir laut yang sangat panas.Berada di tempat terbuka dalam waktu yang lama akan membuat pemancing terpapar sinar matahari secara berlebih.

Padahal, paparan sinar matahari yang berlebih dapat mengakibatkan timbulnya berbagai gangguan kesehatan, terutama kesehatan kulit. Itulah sebabnya, para pemancing mania harus melindungi diri dari sengatan sinar matahari ini. Caranya dengan menggunakan sunblock, payung yang dibuat sedemikian rupa agar dapat ditancapkan ke tanah, kacamata hitam, pakaian lengan panjang.

b. Membawa joran

Sebaiknya joran yang dibawa lebih dari satu. Sebab, sebagaimana telah disebutkan, ikan bandeng berpotensi membuat masalah dengan joran, seperti benangnya tersangkut dengan benang milik pemancing lain, putus, atau joran jatuh ke kolam pemancingan.

Untuk mengantisipasi timbulnya kemungkinan tersebut, joran yang dibawa sebaiknya tidak hanya satu buah. Jadi, jika timbul masalah, masih ada joran lain yang siap digunakan dan kegiatan mancing dapat diteruskan.

c. Membawa minuman secukupnya

Berada di bawah terik matahari akan membuat rasa haus segera menyerang dan tubuh cepat kehilangan cairan. Jika kebutuhan akan cairan tidak segera terpenuhi, tubuh dapat mengalami dehidrasi. Hal ini tentu tidak baik bagi kesehatan. Siksaan rasa haus pun dapat mengurangi kesenangan dari kegiatan memancing. Maka, lebih baik para pemancing membekali diri dengan minuman secukupnya.

d. Membawa sarung tangan atau kain lap

Perlengkapan ini diperlukan untuk mengatasi kegesitan ikan bandeng saat akan dilepas dari mata kail. Kain lap atau sarung tangan akan membantu agar ikan bandeng tidak mudah lepas ketika diambil dari mata kail.

e. Membawa uang yang cukup

Ikan bandeng yang berhasil dipancing biasanya harus dibeli dari pemilik tambak dengan harga kiloan sebagaimana membeli ikan di pasar. Jadi, makin banyak ikan bandeng yang berhasil dipancing, makin banyak pula uang yang harus dikeluarkan untuk membayarnya.

Pemilihan Umpan

Untuk menarik perhatian ikan bandeng, sebaiknya umpan yang digunakan disesuaikan dengan jenis pakan yang biasa diberikan oleh pemilik tambak atau kolam pemancingan, bisa pelet atau roti. Umpan sebaiknya ditempatkan dalam wadah tertutup sehingga tidak mudah kering oleh teriknya cuaca tambak. Umpan ikan bandeng sebaiknya dibuat dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Hal ini karena mulut ikan bandeng pun berukuran kecil.

Memperkirakan Keberadaan Ikan Bandeng

Biasanya ikan bandeng menyusuri pinggiran tambak atau kolam pemancingan secara bergerombol. Jika terlihat kecipak-kecipak air, di tempat itulah biasanya ikan bandeng berkumpul. Para pemancing pun harus segera mendekati tempat tersebut dan melempar joran.

Teknik memancing ikan bandeng memang sedikit berbeda dengan memancing ikan air tawar, seperti ikan mas. Saat memancing ikan bandeng dan umpan tidak juga disambar dalam waktu yang cukup lama, pemancing tidak bisa terus diam menunggu. Akan tetapi, mereka harus segera berpindah posisi memancing ke tempat yang diperkirakan sebagai tempat ikan bandeng tengah berkumpul. Jadi, pemancing ikan bandeng memang harus sering berpindah tempat, mengikuti keberadaan ikan.

Saat yang Tepat Menarik Joran

Ikan bandeng tidak selalu langsung menyambar umpan. Kerap kali mereka mengemut-emut umpan terlebih dahulu baru kemudian memakannya. Kebiasaan lain yang dilakukan ikan bandeng adalah menyundul-nyudul umpan sehingga rontok. Jadi, jika pelampung tampak bergerak, para pemancing sebaiknya tidak langsung menarik joran.

Saat terbaik untuk menarik joran adalah ketika pelampung mulai tampak bergeser seperti dibawa oleh ikan bandeng atau saat pelampung terlihat mulai tenggelam. Untuk lebih memastikan, para pemancing dapat menggunakan jari telunjuk untuk merasakan getaran yang timbul saat umpan telah benar-benar dimakan oleh ikan.

Dengan persiapan yang matang dan teknik yang tepat, kegiatan mancing ikan bandeng akan terasa menyenangkan, menantang, dan dapat membawa pada hasil yang memuaskan. Semoga bermanfaat bagi Anda para mancing mania.

Sunday, 6 July 2014

Trik Cara Mancing Nila

Memancing merupakan hobi yang menyenangkan. Hampir setiap orang memiliki hobi memancing, terutama bapak-bapak. Memancing merupakan hobi yang tidak melelahkan, karena kita hanya duduk menunggu umpan disambar ikan-ikan lapar. Tapi, memancing juga perlu strategi dan trik agar ikan dapat ditangkap dengan mudah. Setiap ikan memiliki ciri khas dan tingkat kesulitan tersendiri untuk dipancing. Di antara beberapa ikan yang cenderung mudah ditangkap adalah ikan nila. Namun demikian, tetap saja perlu trik dan cara mancing nila yang jitu agar tangkapannya lebih cepat berhasil.

Cara Mancing Nila yang Tepat

Nila merupakan salah satu ikan yang sudah sangat populer di masyarakat. Cara mancing nila terbilang mudah. Hal itu disebabkan ikan ini dikenal sebagai ikan yang rakus. Nila dapat memakan apa saja, termasuk dalam kondisi yang kenyang sekali pun. Ikan ini memiliki persamaan dengan ikan mujair dalam hal mudah ditangkap. Oleh karena itu, nilai ekonomis ikan nila dan mujair cenderung lebih rendah dibanding ikan lain yang sulit dipancing, seperti ikan mas dan gurame.

Banyak cara untuk dapat mancing ikan nila. Yang perlu diperhatikan untuk memancing ikan ini adalah penggunaan umpan yang dipilih dan ukuran serta rangkaian mata pancing. Agar lebih jelas, berikut penjelasannya:

1. Umpan

Sama halnya dengan ikan mujair, ikan nila merupakan omnivora. Ikan ini memakan segala jenis umpan, baik dari lumut, daun talas, pelet, hingga cacing. Namun, yang paling baik untuk dijadikan umpan sata memancing ikan nila adalah lumut. Lumut yang dapat digunakan adalah lumut berwarna hijau yang biasanya terdapat di genangan air yang tidak terawat, permukaan danau, sawah, dan lain-lain. Sebagian lumut berbentuk kasar sedangkan sebagian lagi memiliki bentuk lembut. Kita dapat menggunakan keduanya. Lumut kasar biasanya disukai oleh ikan nila yang besar. Sedangkan lumut yang lembut biasanya disukai ikan nila yang kecil. Akan tetapi, lumut yang kasar cenderung susah dikaitkan pada kail.

2. Ukuran dan Rangkaian Mata Pancing

Selain umpan, ukuran mata pancing dan rangkaiannya juga penting diperhatikan dalam cara mancing nila. Ukuran pancing dapat menentukan ikan yang kita pancing. Oleh karena itu, sebaiknya pemancing mencari informasi terlebih dahulu, berapa ukuran ikan yang akan dipancing. Misalnya, bertanya kepada pengelola kolam pancing atau bertanya kepada orang yang terbiasa mancing di tempat yang sama.

Ukuran pancing besar hanya dapat dimakan oleh ikan yang besar. Begitu juga sebaliknya, meskipun ukuran pancing kecil juga dapat dimakan oleh ikan berukuran besar. Namun, tidak ada salahnya kita mempersiapkan terlebih dahulu. Umumnya, ukuran pancing yang digunakan untuk memancing nila berukuran kecil. Selain ukurannya, kita juga harus jeli menentukan rangkaian pancing yang digunakan. Apabila rangkaian pancing yang digunakan salah, maka sia-sia saja kita menggunakan pancing yang telah sesuai dengan ukuran ikan yang akan dipancing.

Cara Mancing Nila Badot

Lain halnya saat kita ingin memancing nila yang berukuran besar. Nila yang berukuran besar biasa disebut dengan nila badot. Nila badot adalah ikan nila yang bobotnya mencapai 5 kg lebih. Cara memancing nila badot tentu berbeda dengan cara memancing ikan nila biasa, sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya. Untuk dapat menaklukkan ikan ini diperlukan teknik khusus. Berikut trik cara mancing nila badot:

1. Lokasi

Mungkin di beberapa kolam pemancingan disediakan tempat khusus untuk memancing nila badot. Tapi, jika Anda memutuskan untuk memancing di alam bebas, seperti danau, sungai, atau waduk, maka carilah sumber air yang airnya tidak pernah surut selama satu tahun. Tempat seperti itu biasanya dijadikan habibat ikan nila, termasuk nila badot.

2. Umpan

Untuk mendapatkan nila badot, umpan yang digunakan tentu berbeda dengan umpan yang digunakan untuk memancing nila biasa. Umpan yang dapat digunakan bisa dicari di sekitar habitat nila tersebut, seperti lumut, rumput-rumputan, kangkung, tawon, laron, belalang, ulat bambu, ulat pisang, udang iar tawar, dan lain-lain. Setelah mendapatkan umpan yang pas, yang perlu diperhatikan adalah ukuran umpan yang disediakan. Karena yang akan ditangkap adalah nila berukuran jumbo, maka gunakan umpan dalam ukuran besar.

3. Teknik

Setelah menentukan lokasi dan jenis umpan, trik selanjutnya adalah teknik yang digunakan. Diperlukan teknik khusus agar dapat memancing ikan nila badot ini. Apabila umpan yang digunakan adalah umpan binatang, seperti tawon, udang air tawar, dan ulat bambu, maka tidak ada kesulitan untuk memancingnya. Namun, jika umpan yang digunakan adalah tumbuh-tumbuhan seperti kangkung atau lumut, diperlukan teknik khusus untuk dapat memancing nila badot.

Sebelum digunakan sebagai umpan, usahakan membuat rumpon buatan. Caranya, ikatlah tumbuhan yang digunakan untuk umpan sebanyak 3 hingga 6 tangkai dengan menggunakan tali atau kenur. Panjang tali atau kenur harus lebih panjang dari kedalaman air agar tali dapat mengambang. Apabila digunakan di lokasi yang tepat, maka ikan akan mudah strike.

Selain kedua trik di atas, masih ada cara lainnya untuk dapat memancing ikan nila, yaitu memancing tanpa menggunakan umpan dan kail. Cara yang dimaksud adalah mancing dengan menggunakan kenur, kili-kili, pemberat, dan jaring. Cara ini memag tidak terlalu banyak digunakan oleh pehobi mancing karena sensasi yang didapatkannya tidak seasyik mancing menggunakan umpan atau kail. Namun, tidak ada salahnya jika cara ini dijadikan salah satu referensi Anda untuk dapat memancing ikan nila.

Yang perlu diperhatikan dari memancing dengan menggunakan cara ini adalah sebagai berikut:

1. Tidak diperlukan umpan dan kail.
2. Alat yang digunakan adalah kenur, kili-kili, pemberat, dan jaring.
3. Ukuran jaring yang digunakan maksimal 1 meter persegi. Sedangkan jaring yang menggunakan kenur maksimal 150 cm. Penggunaan jaring kenur yang tidak terlalu besar bermaksud agar jaring dapat mengembang di atas air.
4. Memancing dengan cara ini tepat untuk dapat menangkap ikan yang tidak mau memakan terlalu banyak jenis umpan,
5. Memancing dengan cara ini dapat dilakukan dalam segala cuaca, baik panas, hujan, atau angin.

Memancing dengan cara ini terlihat lebih mudah dibanding memancing dengan cara konvensional, yaitu menggunakan kail dan umpan. Apalagi, alat yang digunakan pun cenderung mudah didapatkan di sekitar kita dengan biaya yang relatif murah. Memancing dengan cara ini dapat diterapkan pada saat liburan keluarga, karena tidak semua anggota keluarga mampu bersabar untuk memancing dengan menggunakan kail dan umpan.

Namun demikian, banyak pehobi memancing profesional tidak menyukai cara ini. Sensasi yang timbul dari memancing dengan cara ini diyakini tidak sememuaskan cara memancing konvensional, yaitu menggunakan kail dan umpan. Para pehobi memancing biasanya mendapatkan kepuasaan saat bisa strike. Sedangkan memancing dengan cara ini tidak memungkinkan pemancing bisa strike karena ikan hanya berhasil ditangkap melalui jaring.

Yang perlu diperhatikan dari memancing dengan cara ini adalah cara ini tidak dapat dilakukan di sembarang lokasi. Apabila kita hendak memancing dengan menggunakan jaring, harus dipastikan kolam yang dijadikan tempat memancing memiliki dasar yang bersih. Karena apabila kotoran ikut terjaring, maka jaring pun akan mudah. Selain itu, memancing dengan cara ini tidak dapat dilakukan apabila target kita adalah memancing ikan nila bandot karena jaring yang digunakan tidak akan kuat menahan berat ikan yang mencapai 5 kg.